Bekasi, infonusanews.com – Tatanan dunia yang selama tiga dekade didominasi satu kutub kini memasuki fase transisi yang krusial. Munculnya kekuatan ekonomi baru, krisis multilateral, dan persaingan teknologi menandai pergeseran struktur kekuasaan dalam tata kelola politik internasional abad ke-21. Dinamika global ini juga memberikan dampak pada peta Politik di tingkat nasional maupun lokal.
Pakar Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Wijayanti, menyebut periode 1991-2008 sebagai era “unipolar sesaat”. Namun, pasca krisis 2008 dan pandemi Covid-19, pusat gravitasi kekuasaan mulai menyebar secara global.


Komentar