Ekonomi

Harga Beras Jawa Barat Terbaru 18 Agustus 2026: Data PIHPS Nasional

Beras Indonesia
Beras Indonesia

Harga beras Jawa Barat terbaru menjadi perhatian masyarakat karena beras merupakan salah satu kebutuhan pokok utama. Berdasarkan data PIHPS Nasional untuk periode 10–18 Agustus 2026, harga beras di Jawa Barat menunjukkan perubahan yang berbeda pada setiap kualitas. Data ini dapat menjadi referensi bagi konsumen, pedagang, dan pelaku usaha untuk memantau perkembangan harga pangan.

Pada 18 Agustus 2026, harga beras di Jawa Barat berada pada kisaran Rp13.900 hingga Rp17.300 per kilogram. Perbedaan harga dipengaruhi oleh kualitas beras, ketersediaan pasokan, biaya distribusi, serta tingkat permintaan masyarakat. Tanda “-” pada tabel menunjukkan bahwa data tidak tersedia untuk tanggal tersebut.

Daftar Harga Beras Jawa Barat

Berikut daftar harga beras berdasarkan data PIHPS Nasional:

Komoditas10 Agustus11 Agustus12 Agustus13 Agustus14 Agustus17 Agustus18 Agustus
BerasRp15.400Rp15.400Rp15.400Rp15.450Rp15.450
Beras Kualitas Bawah IRp14.400Rp14.450Rp14.450Rp14.450Rp14.450Rp14.450
Beras Kualitas Bawah IIRp13.850Rp13.850Rp13.850Rp13.900Rp13.900Rp13.900
Beras Kualitas Medium IRp15.600Rp15.650Rp15.650Rp15.700Rp15.700Rp15.700
Beras Kualitas Medium IIRp14.950Rp15.000Rp15.000Rp15.000Rp15.000Rp15.000
Beras Kualitas Super IRp17.250Rp17.250Rp17.250Rp17.300Rp17.300Rp17.300

Sumber data: PIHPS Nasional, data harga beras wilayah Jawa Barat.

Ringkasan Harga 18 Agustus 2026

Beras Kualitas Bawah I tercatat sebesar Rp14.450 per kilogram, sedangkan Beras Kualitas Bawah II berada di angka Rp13.900 per kilogram. Untuk kategori medium, Beras Kualitas Medium I mencapai Rp15.700 per kilogram dan Beras Kualitas Medium II sebesar Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, Beras Kualitas Super I menjadi kategori dengan harga tertinggi, yaitu Rp17.300 per kilogram.

Harga Pangan Jawa Barat 17–21 Agustus 2026: Data Terbaru PIHPS Nasional

Jika dibandingkan dengan harga pada 10 Agustus, sebagian besar kategori mengalami kenaikan tipis. Beras Kualitas Bawah I naik dari Rp14.400 menjadi Rp14.450 per kilogram. Beras Kualitas Medium I meningkat dari Rp15.600 menjadi Rp15.700, sedangkan Beras Kualitas Super I naik dari Rp17.250 menjadi Rp17.300 per kilogram.

Faktor yang Memengaruhi Harga

Pasokan dan musim panen

Hasil panen menentukan jumlah beras yang tersedia di pasar. Pasokan yang melimpah cenderung menahan kenaikan harga, sedangkan produksi yang menurun dapat membuat harga meningkat.

Biaya distribusi

Jarak pengiriman, kondisi jalan, transportasi, dan harga bahan bakar turut memengaruhi harga beras sebelum sampai kepada konsumen.

Kualitas dan permintaan

Jenis, mutu, proses pengolahan, dan tingkat kebersihan beras menyebabkan perbedaan harga. Permintaan masyarakat yang meningkat, terutama menjelang momen tertentu, juga dapat memengaruhi pergerakan harga.

Kebijakan pemerintah

Cadangan pangan, operasi pasar, pengadaan beras, dan kebijakan stabilisasi dapat membantu menjaga ketersediaan serta mengendalikan perubahan harga di tingkat konsumen.

Sejarah Garam Madura: Tradisi, Produksi, dan Perannya bagi Masyarakat

Kesimpulan

Harga beras Jawa Barat pada 18 Agustus 2026 berada di antara Rp13.900 dan Rp17.300 per kilogram. Beras Kualitas Bawah II menjadi kategori dengan harga terendah, sementara Beras Kualitas Super I memiliki harga tertinggi. Data PIHPS Nasional dapat digunakan sebagai acuan, tetapi harga di setiap pasar atau toko mungkin berbeda. Konsumen sebaiknya memeriksa pembaruan harga dan membandingkan beberapa penjual sebelum membeli.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement